"entah kenapa aku kepikiran tentang dia dan ini membuatku semakin sedih" pikir Rin
***
"Ibu aku pulang"
"iya selamat datang Tadashi"
lalu tadashi memasuki kamar dan tidur. Disana ia terbayang bayang dengan suatu impiannya, lalu dia melihat kearah kertas impiannya
"Menjadi seorang programer robot dan masuk universitas nasional seoul"
"Ya Tuhan aku sangat menginginkan impianku itu"
seketika tiba tiba terlintas dibenaknya, seseorang idolanya
"Jika kau ingin menjadi sepertiku, kau harus bekerja keras untuk mendapatkannya. pintar saja tidak cukup, kau harus lebih sering berlatih. karena orang pintar akan kalah sama orang rajin. dulu ini aku adalah seorang yang malas dan terlalu cuek terhadap sesuatu. suatu ketika aku menghadapi suatu kenyataan pahit bahwa ayahku meninggal, aku sadar dari situ. aku menyadari bahwa aku belum sempat membahagiakannya. ini sangat berat dan sakit untukku. lalu aku bertekad untuk masuk keperguruan yang aku inginkan, yaitu universitas nasional seoul. setelah aku mengubahku diriku yang tadinya malas menjadi rajin, banyak sekali cemoohan mereka tapi aku selalu menganggapnya positif dan akhirnya aku masuk universitaa negeri seoul sebagai programmer robot. dari situ aku mengembangkannya dan akhirnya aku sukses, aku juga sudah puas membanggakan ibuku dengan membelinya rumah. ibuku adalah seorang tukang pijat keliling dan aku merasa lega karena sudah membahagiakannya. untuk kalian, jangan jadi malas. teruslah memotivasi diri anda. semangat walaupun kau hampir rapuh. jangan menjadi beban tapi jadilah seseorang yang berharga"
"aku harus bisa mendapatkan cita cita ku walaupun berat! aku harus bisa!"
TBC
Kamis, 10 September 2015
Photograph of my life 4 (Fanfiction)
Selasa, 08 September 2015
Cara membuat Piscok
Resep cara membuat piscok enak dan mudah
Bahan-bahan :
6 buah pisang, kupas, belah menjadi 2 bagian
100 gr coklat kering/bubuk
1 butir telur ayam, kocok
12 lembar kulit lumpia
Minyak goreng, secukupnya
Cara membuat piscok enak :Masukkan satu bagian pisang yang sudah di belah tadi ke kulit lumpia. Kemudian taburi pisang dengan coklat hingga merata.Gulung kulit lumpia hingga pisang tertutup sempurna. Olesi ujung kulit lumpia dengan telur sebagai perekat. Lakukan langkah ini sampai bahan habis.Panaskan minyak, goreng gulungan piscok sampai matang atau kulit lumpia berwarna kuning kecoklatan. Angkat, tiriskan.Sajikan dengan segelas bajigur yang segar.
Senin, 07 September 2015
Greyson Chance - Thrilla in manila lyrics
Flying through the nighttime, and I'm feeling awfully sad
Missing all your punchlines, yeah they make me feel so glad
Now Joe came around, feet off the ground
Thinks he loves you, loves you when you get down
Oh, my time is running out
And yes my fists ready for a shootout
I'll beat his ass, turn that grin into a frown
Me and you we're never coming down
[Chorus:]
You got nothing wrong with you killa
Thrilla in Manila
The lipstick stains on your boxing gloves
You know what I love, you know what I love
Whatcha gonna do when I fight for you?
Whatcha gonna do when I fight for you?
Thrilla in Manila, Thrilla in Manila
Whatcha gonna do when I fight for you?
Whatcha gonna do when I fight for you?
Thrilla in Manila, Thrilla in Manila
State of mind is endless, yeah I'm fighting for my right
Baby you my lifeline, I need you every night
Now the gloves are off, where is the king
Laying on the floor surely that ain't he
Oh, adrenalin is ecstasy
Blood on his cheeks, it's a revelation
I beat his ass, where's his reputation
I don't even care now it's you and me, oh
[Chorus]
I'll take a hit for you
I'll take a shot for you
I'll take a fall for you
Anything you want me to
[x2]
I love it when you sitting close, in all your expensive clothes
Looking through your shades, can you see all the scars we made?
Heal me in all of your spirit waters, I can even swim to the bottom
If you want, I'll drown today cause baby I'll be dying eventually
[Chorus]
I love it when you sitting close, in all your expensive clothes
I love it when you sitting close, in all your expensive clothes
You smoke au naturale
Baby sitting here composed as hell
I may be Americano, but you be hitting me like Pacifican bongos
(Manila)
Thrilla in Manila
Minggu, 06 September 2015
Justin Bieber - What do you mean lyrics
What do you mean? Oooh
When you nod your head yes
But you wanna say no
What do you mean? Heeey
When you don’t want me to move
But you tell me to go
What do you mean?
What do you mean?
Said we’re running out of time
What do you mean?
Oh oh oh What do you mean?
Better make up your mind
What do you mean?
You’re so indecisive of what I’m saying
Trying to catch the beat, make up your heart.
Don't know if you're happy, or complaining.
Don’t want for us to end where do I start
First you wanna go to the left and you want to turn right
Wanna argue all day, making love all night.
First you up and you’re down and then between
Ohh I really want to know…
What do you mean?
When you nod your head yes
But you wanna say no
What do you mean?
When you don't want me to move
But you tell me to go
What do you mean?
What do you mean?
Said we’re running out of time
What do you mean?
Better make up your mind
What do you mean?
You’re overprotective when I’m leaving
Trying to compromise but I can’t win
You wanna make a point but you keep preaching
You had me from the start won’t let this end
First you wanna go to the left then you want to turn right
Wanna argue all day make love all night
First you up and you’re down then you're between
Ohh I really want to know…
What do you mean? Ooh..
When you nod your head yes
But you wanna say no.
What do you mean? (oh what do you mean)
When you don’t want me to move
But you tell me to go
What do you mean?
I wanna know
Oh what do you mean?
(Ooh)
Said you’re running out of time
What do you mean? (ah baby)
Oh oh oh what do you mean?
Better make up your mind
What do you mean?
When you nod your head yes, but you wanna say no
What do you mean?
(You're so confusing baby)
Heyyy, when you don't want me to move,
But you tell me to go
What do you mean?
What do you mean?
Said we're running out of time
What do you mean?
Oh oh oh what do you mean?
Better make up your mind
What do you mean?
The Meaning of Life
Hidup..
Hidup kita itu mempunyai arti...
Tuhan menciptakan kita karena suatu hal...
Hal yang pertama adalah :
Dia ingin dirimu memuliakan-Nya.
Tentu saja Dia ingin dirimu memuliakannya, karena kamu adalah ciptaan-Nya. Sebagai ciptaan-Nya tentu kita harus taat dan takut akan Tuhan. Memuliakan-Nya dengan berbagai cara mulai dari bernyanyi memuji nama-Nya sampai selalu bersyukur dan memuliakan Dia dalam berbagai perkara/kejadian. Ketahuilah disaat sedih janganlah kamu menjauh dari-Nya, tetaplah bersamaNya dan disaat kamu senang janganlah pernah kamu lupakan Dia, tetaplah bersama-Nya.
Jika jalan hidupmu sulit janganlah sedikitpun kamu menyerah ataupun mengeluh. Karena itu tidak berguna sekali. Selalu ucapkan syukurmu disaat sedih ataupun senang. Karena rencana-Nya sangat baik untukmu. Dia akan memberikan yang jauh lebih baik untukmu.
Hal yang kedua yaitu :
Berkarya.
Hidup didunia ini tentu kita harus berkarya, kita tidak boleh duduk manis dan bermalas malasan saja. Karena itu membuatmu semakin buruk. Berkarya dalam melakukan berbagai hal, jika kamu menemukan keraguan untuk berkarya, janganlah kamu ragu ragu karena ragu tidak pernah memberi kepastian.Jangan biarkan dunia menggerakanmu tapi biarlah kamu yang menggerakan dunia. Jika ingin memulai sesuatu dengan berkarya, mulailah segala sesuatu dengan menyebut nama-Nya dan minta Dia memberkati kita. Karena usaha tanpa doa sama aja sombong dan doa tanpa usaha sama aja bohong. Tuhan akan selalu memberkati kita jika kita mau bekerja keras.
Yang ketiga adalah :
Mengasihi sesama atau musuh.
Jelas sekali Tuhan ingin kita seperti ini. Kita harus mengerti bahwa kita dihidupkan bukan hanya sendiri tetapi bersama sama dengan sesama kita. Kebaikan kita disini sangat berarti dalam menentukan akhirat ini. Bantulah mereka yang sedang kesusahan. Karena itu adalah perbuatan terpuji di Mata Tuhan.
Ada lagi yang lebih penting yaitu kasihanilah musuhmu, kenapa aku berkata demikian? Karena tidak ada gunanya kalian dendam sama mereka, tidak ada gunanya kalian iri sama dia. Karena orang orang yang bisa masuk ke kerajaan Surga adalah orang orang yang mampu memaafkan musuhnya. Walaupun kamu pernah di bully atau sebagainya, janganlah kamu benci. Maafkanlah dia dan doakan dia agar tidak mengulangi kesalahan itu.Kasihanilah musuhmu seperti engkau mengasihi dirimu sendiri.
Demikian postingan ini, semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian. Terimakasih
Jessie J - Flashlight Lyrics
When tomorrow comes
Feeling frightened of
The things that I don't know
When tomorrow comes
Tomorrow comes
Tomorrow comes
And though the road is long
I look up to the sky
And In the dark I found, I stop and I won’t fly
And I sing along, I sing along, then I sing along
I got all I need when I got you and I
I look around me, and see sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
You're gettin’ me, gettin’ me through the night
Can’t stop my heart when you shinin’ in my eyes
I can’t lie, it’s a sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
You're gettin’ me, gettin’ me through the night
Cause you're my flash light
You're my flash light, you're my flash light
I see the shadows long beneath the mountain top
I'm not the afraid when the rain won't stop
Cause you light the way
You light the way, you light the way
I got all I need when I got you and I
I look around me, and see sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
You're gettin’ me, gettin’ me through the night
Can’t stop my heart when you shinin’ in my eyes
Can’t lie, it’s a sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
You're gettin’ me, gettin’ me through the night
Cause you're my flash light
You're my flash light light light, you're my flash light light light You're my flash light light light light light ohhh
I got all I need when I got you and I
I look around me, and see sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
You're gettin’ me, gettin’ me through the night
Can’t stop my heart when you shinin’ in my eyes (shinin in my eyes)
Can’t lie, it’s a sweet life
I'm stuck in the dark but you're my flashlight (you're my flashlight)
You're gettin’ me, gettin’ me through the night
Cause you're my flash light
You're my flash light, you're my flash light
You're my flash light light light
You're my flash light light light
You're my flashlight
Greyson Chance - Meridians
Passing through meridians of greater times
I was on a different road
But now I've found my home
Within you
We can kill some time and watch movies all night
Later we'll be talking as the sky turns light
Every morning I spend with you
Cause every night I love the truth
Oh Woah Oh Woah Woah
Oh Woah Oh Woah Woah
Oh Woah Oh Woah Woah
My love as a Meridian continues to grow
Though the lights that you used to say
What type of life we lived
But now we're creating them
Oh Woah Oh Woah Woah
Oh Woah Oh Woah Woah
Oh Woah Oh Woah Woah
A life's they've been circled been in us
Kiss my lips and take me there
To hearts I've heard of thoughts unreal
You're so unreal
Passing through meridians of greater times
Greater Times
Greater Times
Photograph of My Life 3 (Fanfiction)
(lalu Rin mencoba menggunakan kekuatan magicnya dan Ryouta terpental jatuh dengan jarak lumayan jauh)
"kalau kau masih membully dia, akan ku bunuh kau!!!"
"terimakasih Rin"
"iya sama sama, kau ini bagaimana -__- kau ini laki laki dan seharusnya kau tidak jadi pengecut begini"
"hehehe kalau soal itu"
"dasar lemah -___-"
"Tadashi"
"sudah saatnya aku menghilang"
boof
"terimakasih Rin"
"ah iya Sakura"
"kau sedang apa? cepat kita harus ke lab biologi"
"ah iya.."
Sakura Yamamoto, dia adalah temanku waktu kecil. Dia sangat baik padaku, dia pintar dikelas dan dia sangat cantik bahkan dia sangat populer dikalangan anak anak. Dari dulu aku sangat menyukainya tapi apalah dikata aku ini hanyalah pesuruh orang dan tidak mungkin aku bersama dia -_-
"Tadashi, nanti kita pulang bareng ya?"
"ah iya sakura"
***
Di Balkon
"kau sedang apa Tadashi?"
"hey kenapa kau keluar disaat seperti ini?"
"-.-a oh itu ya, hahaha aku hanya bosen didalam kunci itu. apa kau menyukai wanita itu?"
"ba.. bagaimana kau bisa tau?"
"aku bisa membaca pikiranmu"
"benarkah? "
"iya, dia teman masa kecilmu ya?"
"hm iya, dari dulu aku sangat menyukainya"
Rin melihat kearah Tadashi
"Oh baguslah"
"singkat sekali" (pikirku dalam hati)
"Tadashi, Kau ini lemah ya haha"
"Lemah?"
'"ya, karena kau sering disuruh suruh. lawan laki laki seperti dia saja kesusahan"
"kau ini tidak mengerti"
"haha sudahlah,Tadashi aku ingin bicara suatu hal padamu"
"apa itu?"
"tolong jaga kunci itu dengan sebaik baiknya, jangan sampai kunci itu dipegang ditangan yang salah. karena kalau sudah berpindah, aku tidak bisa melakukan apa apa... mungkin saja kalau aku ditangan orang jahat aku akan melakukan kejahatan. jaga aku layaknya barang berharga"
"ada suatu hal yang ingin ku tanyakan padamu Rin"
"apa?"
"apa kau akan terus terusan hidup dikunci itu? kau tidak akan bebas bukan?"
"itu memang benar kecuali..."
"kecuali apa?"
"haha sudahlah, kau tidak perlu banyak tanya soal itu"
"aku ini ingin tahu Rin"
"kau akan ketawa ketika mendengar hal ini"
"emangnya apa?"
"kalau kau sedia mati untukku"
"whatt? kau serius?"
"iya aku serius"
"ini sih bukan tawaan"
"bhahaha liat ekspresimu, Bodoh. aku hanya bercanda wkwkw"
"kau ini -_-"
"kalau aku bisa menemukan seseorang yang mencintaiku dengan tulus mungkin saja aku akan lepas dari kunci ini dan hidup sebagai manusia biasa tanpa kekuatan"
"benarkah?"
"tentu, tapi itu sulit bagiku"
"benarkah?"
"iya... dan aku merasa hampir mustahil, oh iya aku ingin memberitahumu"
"sakura sudah datang, saatnya aku menghilang"
boof
"Tadashi kau tadi bicara dengan siapa?"
"ah tidak kok, tidak dengan siapa siapa"
"hm, ayo kita kembali ke kelas"
"ah iya sakura"
Rin POV
flashback on
waktu itu langit mulai gelap, menandakan akan turun hujan. hari ini sangatlah dingin.lalu ada seorang pria yang membuka pintu rumah, dia adalah majikanku.
"Rin-Chan"
"Kobayashi-kun kau kenapa? apa kau terkena demam?"
"iya Rin Chan"
"kau ini seharusnya kau isthirahat, jangan memaksakan diri untuk bekerja (sembari membawa kobayashi ketempat tidur dan merawatnya)"
"Kobayashi-kun aku buatkan bubur ya untukmu"
"terimakasih Rin Chan"
beberapa menit sudah berlalu
"Kobayashi-kun ini makan dulu"
"terimakasih Rin-Chan, kau ini memang seseorang yang baik dan berharga bagiku"
"*blushes* ah terimakasih kembali Kobayashi"
"bubur ini sangat enak Rin Chan, kau ini berbakat masak ya."
"ah makasih Kobayashi-Kun"
setiap hari aku merawat kobayashi kun dengan sepenuh hati, aku menyayanginya lebih dari majikan.ada suatu ketika waktu itu aku sedang menonton TV
"ditemukan seorang pria bernama Kobayashi Nakimura yang tewas akibat dibunuh oleh seseorang. Pihak polisi sedang menyelidiki lebih lanjut tentang kasus ini"
"a.. apa?"
sejak saat itulah hari hariku berubah menjadi buruk dan kelam. Kobayashi mungkin sudah tiada tapi aku masih mencintai dia.sehingga akhirnya aku menemukan seseorang yang wajahnya persis sekali dengan Kobayashi, dia adalah Tadashi. ini berat bagiku untuk melupakan seseorang seperti Kobayashi, dia adalah majikan terbaikku.
FLASHBACK OFF
***
TBC
Photograph of my life 2 (Fanfiction)
disaat aku ingin pulang, aku melihat seorang perempuan yang sedang berjalan kearah yang berlawanan denganku. aku melihat wajahnya pucat pasi. seperti belum makan sama sekali. seperti apa yang aku pikirkan,dia tiba tiba pingsan didepan mataku. dengan langkah cepat aku menghampiri wanita itu.
"hey nona?"(sambil menguncangkan tubuh wanita itu)
"hey nonaaa?" (sambil menguncangkan tubuh wanita itu lagi)
"tiada respon sama sekali"(lalu ku gendong dia menuju rumahku dan merawat wanita itu)
Setelah beberapa jam
"hng, dimana aku?"
"kau ada dirumahku"
"kenapa aku bisa tiba disini?"
"kau jatuh pingsan dijalan"
"benarkah?"
"iya, ini makanan untukmu (sambil memberikan makanan) aku tidak makan, lebih baik kau ambil saja"
"arigatou~ (sambil memakan makanan) namamu siapa?"
"namaku Tadashi Mashimoto, Kalau kau namanya siapa?"
"aku Rin Fujiwara, terimakasih sudah menolongku"
"kau ini kenapa bisa pingsan seperti itu? apa keluargamu tidak memperdulikanmu sama sekali? atau kau ini tidak adalah seorang pengangguran?"
"bukan seperti apa yang kau katakan. (sambil menunjukan kunci emas) ini adalah alasannya"
"sebuah kunci?"
"aku ini sebetulnya tinggal didalam kunci ini, dulu aku punya seorang majikan tapi majikanku sudah lama meninggal. Jadi aku putuskan untuk pergi ke dunia manusia, memang energiku tidak bertahan lama disini. Aku membutuhkan seseorang yang bisa menjaga kunci ini, apa kau bisa menjadi majikanku yang berikutnya?"
"kalau aku menolaknya, bagaimana?"
"tidak, kau harus menerima kunci ini. karena aku berpikir kau bisa menjaga kunci ini. aku akan melakukan apa yang kau minta"
"benarkah?"
"iya, jaga diriku dengan baik layaknya barang berharga (sambil memberikan kunci). Jika kau ada kesulitan, panggil saja aku. ah waktunya kembali kekunci"
swngg boff
"kunci ini, apakah bisa menolongku?"
dipagi hari
"hey Tadashi, kesini kau"
"I.. Iya Ryouta"
"Hey menyingkir dari dia, bodoh" ketus wanita rambut merah panjang dengan mata berwarna layaknya rambutnya dan memakai kostum sekolah
"kau ini siapanya Ryouta?"
"Cih, jangan pernah kau macem macem dengan dia!"
"Rin, kenapa kau keluar disaat seperti ini?"
"ah Tadashi, Maaf aku mendengar kata kata ancaman jadi aku keluar dari kunci"
"Ba.. Ba.. Bagaimana bisa kau keluar bahkan aku tidak mengetahuinya?"
"sudahlah tidak penting, hey kau menjauh dari Tadashi"
"Kau itu wanita, mana bisa melawanku"
"grrtt, apa kau bilang? (sambil menarik kerah baju Ryouta)
"kalau kau menyakiti dia, akan ku bunuh kau!"
"Coba saja"
"Apa kau bilang?! jangan sampai menyesal"
(lalu Rin mencoba menggunakan kekuatan magicnya dan Ryouta terpental jatuh dengan jarak lumayan jauh)
"kalau kau masih membully dia, akan ku bunuh kau!!!"
TBC
Photograph of My Life (Fanfiction)
Namaku Tadashi Mashimoto, umurku 16 tahun, impianku untuk saat ini entahlah ini sangat membingungkan.
"Hey Tadashi! sini kau" (sambil menarik kerah baju)
"belikan aku burger disitu ya! aku tak mau tau"
"glek.. i.. iya"
ya beginilah jalan cerita hidupku, aku ini hanyalah pesuruh bagi orang orang. ingin rasanya ku mengakhiri ini. bahkan ada suatu hal yang terlintas dibenakku untuk membunuh dia tapi tidak mungkin, aku tidak boleh menaruh dendam.
"ini burgernya"
"iya, makasih bu"
lalu aku kembali ketempat Ryouta, iya dia orang yang menyuruhku itu -__-
"Ini ryouta"
"haha! kau ini bener bener baik ya padaku" (sambil memukul bahuku dengan keras)
"hehehe iya Ryouta"
"oh iya, kau kerjakan pr matematikaku ya? kalau kau tidak mengerjakannya, aku akan buat kau menderita seumur hidupmu"
"glek, o.. oke boss"
lalu aku pulang dengan wajah yang bisa dibilang, muram dan kesal bahkan perasaanku ini sangat geram. ingin rasanya ku membalas, tapi aku tidak boleh bales dendam.
disaat aku ingin pulang, aku melihat seorang perempuan yang sedang berjalan kearah yang berlawanan denganku. aku melihat wajahnya pucat pasi. seperti belum makan sama sekali. seperti apa yang aku pikirkan
TBC