disaat aku ingin pulang, aku melihat seorang perempuan yang sedang berjalan kearah yang berlawanan denganku. aku melihat wajahnya pucat pasi. seperti belum makan sama sekali. seperti apa yang aku pikirkan,dia tiba tiba pingsan didepan mataku. dengan langkah cepat aku menghampiri wanita itu.
"hey nona?"(sambil menguncangkan tubuh wanita itu)
"hey nonaaa?" (sambil menguncangkan tubuh wanita itu lagi)
"tiada respon sama sekali"(lalu ku gendong dia menuju rumahku dan merawat wanita itu)
Setelah beberapa jam
"hng, dimana aku?"
"kau ada dirumahku"
"kenapa aku bisa tiba disini?"
"kau jatuh pingsan dijalan"
"benarkah?"
"iya, ini makanan untukmu (sambil memberikan makanan) aku tidak makan, lebih baik kau ambil saja"
"arigatou~ (sambil memakan makanan) namamu siapa?"
"namaku Tadashi Mashimoto, Kalau kau namanya siapa?"
"aku Rin Fujiwara, terimakasih sudah menolongku"
"kau ini kenapa bisa pingsan seperti itu? apa keluargamu tidak memperdulikanmu sama sekali? atau kau ini tidak adalah seorang pengangguran?"
"bukan seperti apa yang kau katakan. (sambil menunjukan kunci emas) ini adalah alasannya"
"sebuah kunci?"
"aku ini sebetulnya tinggal didalam kunci ini, dulu aku punya seorang majikan tapi majikanku sudah lama meninggal. Jadi aku putuskan untuk pergi ke dunia manusia, memang energiku tidak bertahan lama disini. Aku membutuhkan seseorang yang bisa menjaga kunci ini, apa kau bisa menjadi majikanku yang berikutnya?"
"kalau aku menolaknya, bagaimana?"
"tidak, kau harus menerima kunci ini. karena aku berpikir kau bisa menjaga kunci ini. aku akan melakukan apa yang kau minta"
"benarkah?"
"iya, jaga diriku dengan baik layaknya barang berharga (sambil memberikan kunci). Jika kau ada kesulitan, panggil saja aku. ah waktunya kembali kekunci"
swngg boff
"kunci ini, apakah bisa menolongku?"
dipagi hari
"hey Tadashi, kesini kau"
"I.. Iya Ryouta"
"Hey menyingkir dari dia, bodoh" ketus wanita rambut merah panjang dengan mata berwarna layaknya rambutnya dan memakai kostum sekolah
"kau ini siapanya Ryouta?"
"Cih, jangan pernah kau macem macem dengan dia!"
"Rin, kenapa kau keluar disaat seperti ini?"
"ah Tadashi, Maaf aku mendengar kata kata ancaman jadi aku keluar dari kunci"
"Ba.. Ba.. Bagaimana bisa kau keluar bahkan aku tidak mengetahuinya?"
"sudahlah tidak penting, hey kau menjauh dari Tadashi"
"Kau itu wanita, mana bisa melawanku"
"grrtt, apa kau bilang? (sambil menarik kerah baju Ryouta)
"kalau kau menyakiti dia, akan ku bunuh kau!"
"Coba saja"
"Apa kau bilang?! jangan sampai menyesal"
(lalu Rin mencoba menggunakan kekuatan magicnya dan Ryouta terpental jatuh dengan jarak lumayan jauh)
"kalau kau masih membully dia, akan ku bunuh kau!!!"
TBC
Tidak ada komentar:
Posting Komentar