Vivi Yanti
1643050023
Fakultas Farmasi UTA45 Jakarta
La da da da dee, you’re not breaking me
La de da da da da da da da, yeah
Somebody told me fame is a disease
You start singing the blues when you start seeing the green
But I think it's all about what you choose
The way you live your life, depends on you
That’s when I realized I wanna make a difference
Change other people’s lives, give hope, even for a moment
Use my name for good and change the game I could
Because to make it you think I gotta act a certain way,
Be a little bit insane, live a little, it's okay
I guess we have different definitions of living, but you’ll twist my words anyway
You’ll say that I’m naïve, like I don’t have a past,
You're the one being deceived, I see right behind the mask
Tryna to stir me up and get me mad
I smile because happiness is all I have, so
La da da da dee, you’re not breaking me
La de da da da, ain’t got time for ya, singing
La da da da dee, you won’t shatter me
La de da da da, got an unbreakable smile
You see me hanging with my fam, but that don’t mean I’m living in a bubble
You’ll find me at church, but that don’t mean I can’t cause trouble
Stir up a little scene 'cause isn't that what you want?
For me to mess up, so you can dress up some story
Saying, Tori this’ll sell more records
But I’d rather make ’em yawn than be a pawn on your chessboard
So call me boring, call me cookie cutter
Call me what you want
A matter of fact
Just say it loud and don’t st-stutter
'Cause I know who I am, yeah I’m still the same
Just a California girl with big dreams
Thinking maybe they’ll let me sing songs about real things
And baby who knows maybe I can sell out shows without taking off my clothes
God made me sexy I don't care if only I know
La da da da dee, you’re not breaking me
La de da da da, ain’t got time for ya, singing
La da da da dee, you won’t shatter me
La de da da da, got an unbreakable smile
Oh oh
Setelah aku selesai membuat akun skype, akhirnya aku mengeadd shawn mendes. Aku ingin menyapa shawn, tapi aku malu lebih baik aku diam saja.
...
3 hari aku nggak buka akun skype dan sekarang aku berkeinginan untuk membuka akun skype.
Saat aku melihat akun skypeku, banyak sekali chattan dari shawn.
"Hei"
"Emma?"
"Kalau kamu benar benar ingin chat, bilang ke aku"
Lalu ku mengetik di keyboardku.
"Hallo"
"Maaf shawn, aku baru buka skype"
"Bagaimana dengan kabarmu sekarang? Dan kamu lagi ngapain?"
"Aku baik baik saja, kalo kamu?"
"Aku juga begitu, hey kamu lagi ngapain?"
... 12 menit nggak terjawab
"Hey, maaf aku lagi bermain bersama anjingku"
"Benarkah? Pantas saja lama"
"Iya"
"Nama anjingmu siapa?"
"Santa little helper"
"Lol,Kenapa namanya begitu aneh shawn?tidak adakah nama lain?"
"Tidak, aku menyukainya. Apakah kamu punya anjing peliharaan?"
"Tidak, aku tidak punya. Aku takut dengan anjing"
"Kenapa takut? Dia juga lucu"
"Entahlah tapi aku takut dengan anjing, apalagi saat dia menggonggong"
"Lol, kamu harus mencoba untuk merawat anjing. Mereka nggak seseram yang kamu kira"
"Tetap saja, aku takut. Aku tidak mau"
"Sebetulnya aku juga takut anjing, tapi aku memberanikan diri."
"Benarkah?"
"Yeah"
"Jenis anjing apa yang kamu takutin?"
"Bulldog, dia menyeramkan"
"Kau benar. Tapi aku nggak suka dengan anjing, karena itu seram. Tapi anak anjing lucu sih"
"Lol, anak anjing memang lucu"
"Selain anjing aku juga takut dengan kecoa"
"Jangan ditanya, aku juga jijik dengan kecoa"
"Kecoa terbang apalagi"
"Yaampun, seram banget dinegara kamu"
"Iya, menyeramkan. Kamu sudah makan?"
"Belom, hey aku mau pergi dulu. Chatannya besok saja ya"
"Oke"
...
Selesai berbicara dengan shawn, lalu aku membuka bbmku
"PING!!!"
"Emma, kamu lagi ngapain?"
"Heeyy maddi, tadi aku lagi chatan sama seorang stranger"
"Hah strangers?"
"Iya, jangan kaget gitu hahaha"
"Oh iya emma"
"Kenapa maddi?"
Lalu maddi mengirimkan foto
"Siapa itu maddi?"
"Cakep nggak ma?"
"Cakep kok"
Lalu maddi mengirim foto lagi.
"Kalo yang ini?"
"Kayaknya lebih cakep yang ini"
"Di, lagi jatuh cinta sama seseorang ya? Itu paps mau dikemanain :p"
"Paps kan cuman paman doang"
"Yaelah di, cinta nggak mengenal umur :p"
"Si paps juga nggak peka ma"
"Perlu usaha kayaknya di"
"Oh ya yang cowok tadi, aku gatau namanya. Tapi aku naksir sama kedua orang itu. Anak ipa kayaknya.Cakep ya?"
"Iya cakep, pilih yang mana nih? Paps dikemanain?"
"Yaelah maa"
"Eh menurut maddi, salah nggak sih main sama stranger?"
"Nggak salah si ma, cuman harus hati hati"
"Tapi kayaknya dia baik deh"
"Baik sih baik tapi belum tentu hatinya baik"
"Iya juga ya, tapi senang sih main chatan sama dia."
"Emang emma belum liat fotonya?"
"Belum, ntar suatu saat kali dia ngirim"
"Hem iya"
TBC
.....
Chapter 2 done, jangan lupa kirim komentar dan saran kalian. Terimakasih, jangan menjiplak hasil karya orang karena itu tidak kreatif.
Maincast :
Emma watson
Shawn mendes
Maddi Jane
Matthew Espinosa
Cameron Dallas
Greyson Chance
Justin Bieber
....
Summary :
Berjumpa dengan orang luar negeri memang menarik tapi hanya sebatas melihat saja, kalau berteman dengan orang luar negeri tapi bisa bersahabat dan akrab dengannya? Itulah yang dirasakan emma saat ini. Bersahabat dengan stranger mungkin aneh tapi menyenangkan.Emma pun mulai jatuh cinta dengan stranger itu. Lalu bagaimana kisah percintaan emma?
...
Dikediaman emma
"Aku bosen, enaknya ngapain ya?"
Lalu emma mulai mengetikan sesuatu dilaptopnya dan dia sedang membuka website omegle.
Saat dia membuka website omegle, lalu dia memulai percakapan.
(Percakapan ini, admin gunakan bahasa indo ya. Soalnya aku males buat inggrisnya hehe)
"hi"
"Hello"
"Dari?"
"USA"
"Umur?"
"23, hey kau laki laki atau perempuan"
"Perempuan"
"Kalau begitu, bagaimana kita chat sex saja?"
Mata emma membelalak saat strangers itu ngomong begitu, langsung saja emma stop chat.
Lalu emma mencoba untuk mengechat lagi.
"Hi, telpon aku 1456235665 jika kamu horny"
"Dasar bitch!"
"???"
End chat
Lalu emma mengechat lagi
"Hello"
"Hi cantik, kau horny?"
End chat
"Kenapa semuanya isinya chat sex sih?!"
Lalu emma mengetik chat lagi
"Hi"
"Hello"
"Dari?"
"Canada"
"Umur?"
"18, kamu?"
"21"
"Aku baru ketemu orang yang bener hari ini, biasanya aku menemukan wanita yang buruk dan bicara seks"
"Ahaha iya, aku juga begitu"
"Kamu tinggal dimana?"
"Indonesia, senang berkenalan denganmu"
"Aku juga senang berkenalan denganmu. Hey apa kau ingin punya seseorang pacar? Aku tidak bertanya padamu, yah kamu tau maksudku. Oh iya apakah kau seorang lesbian?"
©viviyantiofficial.blogspot.com
"Aku bukan lesbian, aku tidak tertarik tapi aku lebih memilih menjadi wanita normal. Oh iya, nama kamu siapa?"
"Shawn mendes, kalau kamu?"
"Emma watson, namaku tidaklah bagus"
"Hey namamu bagus, jika aku terlahir sebagai anak perempuan, aku ingin punya nama seperti itu"
"Hmm makasih, kau punya twitter?"
"Tidak, aku tidak menggunakannya. Tapi aku puny skype dan kik. Apakah kamu punya skype?"
"Tidak, tapi apa itu skype.Aku hanya mendengar kalo temanku pakai skype tapi aku nggak terlalu tau tentang skype"
"Skype itu bla... Bla... Bla..."
"Oh begitukah, aku ingin download sekarang"
"Benarkah? Kalau kamu sudah mendownloadnya bilang ke aku. Username aku : shawnmendes1
Kik aku : shawnmendes_"
©viviyantiofficial.blogspot.com
...
"Hey apa kau sudah selesai mendownloadnya"
"Aku masih mendownloadnya"
"Hm oke"
"Hey aku sudah mendownloadnya"
"Emma, aku disuruh ibuku tidur. Besok aku ada tes. Jangan lupa add aku di skype"
"Oke, selamat malam dan sukses buat testnya"
"Haha, makasih"
.........................................................
Tbc
Chapter 1 selesai, walaupun ceritany nggak panjang. Dilarang keras menjiplak hasil karya orang karena itu nggak kreatif. Untuk para pembaca, terimakasih sudah mau membaca dan tinggalkan komentar kalian yang mendukung. Terimakasih.
"Aku ingin kau temanin aku sakura"
"Kemana?"
©viviyantiofficial.blogspot.com
.
.
.
Photograph of my life part 6
"Kemana?"
"Ketempat ryouta"
"Kenapa mendadak begitu ingin ketemu Ryouta"
"Tidak kenapa napa sakura, aku hanya penasaran saja"
"Hem baiklah kalau begitu"
.
.
©viviyantiofficial.blogspot.com
.
.
"Ini dia tempatnya Rin"
"Hem begitu"
"Lihat itu Ryouta"
"Terimakasih sudah datang, datang lagi lain kali"
"Rin ayok masuk"
"I.. Iya"
"Ryouta ini aku sakura,aku kesini bersama temanku Rin"
"Ah salam kenal Rin"
"-- kenapa dia lupa kalau waktu itu aku memukulnya (bicara rin dalam hati)"
"Sakura kau ingin membeli produk apa? Disudut kanan ada kumpulan buah dan makanan. Disudut kiri ada kumpulan peralatan rumah. Ditengah ada kumpulan alat tulis, snack"
"Ah tidak aku hanya mampir ryouta"
"Ryouta"
"Ah iya ibu"
"Bantu ibu sini"
"Permisi sebentar nona nona cantik"
"Kau lihat kan Rin"
"Nyaris ku tak percaya --"
"Loh kok?"
"Iya disekolah dia udah bagai preman, bahkan tuanku dijadikan babu"
"Tuanku? Siapa tuanmu?"
"Eh maaf salah bicara, maksudku temanku."
"Oh begitu ya (aneh sekali *pikir sakura dalam hati)"
"Ahaha iya sakura"
©viviyantiofficial.blogspot.com
"Hey nona nona sudah selesai bicaranya? Apa kalian ingin membeli sesuatu ditoko kami? *sambiltersenyum"
"Ahahaa tidak ryouta kun, kami hanya mampir" kata sakura
"Hey Ryouta, aku perlu bicara denganmu" kata Rin
"Ahaha bicara tentang apa ya?heheh"
"Sakura bisa kau tinggalkan kami sebentar"
"Apa pembicaraan kalian begitu penting ya? Atau soal kau dicium ryouta itu"
"Apa?!!" kata ryouta
"-_- heyy itu tidak benar"
"Kemarin kan kau berbicara"
Klik
Tiba tiba ruang menjadi berhenti, waktu pun berhenti hanya ryouta dan rin saja yang bergerak. Ryouta sempat kaget melihatnya
"Kau ini penyihir atau apa?"
Rin tersenyum tipis
"Hey baka, kau lupa denganku?"
"Memangnya kau itu siapa?"
"Aku ini adalah orang yang memukulmu waktu itu karena kau memukul tuanku, tolong jangan lakukan hal itu lagi dengan tuanku. Dia tidak ada salah. Bisakah kau jadi orang baik seperti kamu ditoko ini?"
"Apa peduliku? Emang tuanmu siapa? Kau itu apa sok melindungi dia. Wanita macem apa kau melindungi laki laki? Bukannya laki laki yang melindungi engkau?"
"Karena dia adalah tuanku"
"Oh" Ryouta tepuk tangan
"Apa yang kau banggakan?"
"Babu penurut"
"Baka, aku bukan babu!!"
"Kalau kau ingin aku tidak mengganggu tadashimu. Kalahkan aku juga" sambil menunjukan jam pemanggil dan dia menekannya maka keluarlah seseorang
"Akashi"
"Kau mengenal orang ini?" kata Ryouta
"Akashi kenapa kau bersama orang jahat seperti dia?"
"Dia tuanku sekarang"
"Akashiii!!"
"Jadi kau adalah teman dia? Kalahkan akashi jika kau ingin tuanmu itu bebas dariku" kata ryouta
"Kenapa kau tidak membalasku saat itu?"
"Aku hanya kaget saja ketika kau mempunyai kekuatan yang luar biasa untuk memukulku, saat itu aku bercerita kepada akashi tentang kekuatanmu yang beda dengan manusia biasa. Akhirnya akashi bercerita kalau dirimu sama dengannya.Akashi melihatmu dari balik jam ini"
"Akashi tolong jauhin dia"
"Maaf dia sudah jadi tuanku, Rin-Chan"
"Pembantu adalah alatku, menurutku dia bukanlah teman bagiku. Dia hanya melakukan apa yang ku perintahkan, benarkan akashi?"
"Iya benar sekali" (wajah murung)
©viviyantiofficial.blogspot.com
"Apa maksudmu? Kami bukan alat yang bisa kau lakukan seenaknya. Teman bukanlah alat yang kau manfaatkan seenaknya! Akashi sadarlah, kau ada dijalan yang salah"
"Maaf Rin"
"Akashi serang dia"
"Baik tuanku"
"Akashi"
"Maafkan aku rin" (menyerang rin dengan mengeluarkan buliran air mata)
Cling (pisau mereka saling beradu)
"Akashi hentikan, akashi sadarlah. Akashi!!!"(sambil menangis)
©viviyantiofficial.blogspot.com
"Maafkan aku Rin"
Flashback on
Waktu itu aku dan rin masih sangat kecil, kami selalu bersama. Kemanapun aku pergi, entah kenapa rin selalu mengikutiku"
"Akashi kau mau donat, ini pemberian ibuku"
"Makasih Rin chan"
"Aaa"
"Enak juga ya"
"Iya^^ akashi jangan pergi kemana mana ya, aku ingin akashi tetap bersamaku"
"Hem iya Rin, pasti"
Waktu itu hari sudah malam dan waktu itu badai salju, Rin masih berada di rumahku. Ibuku menyalakan TV
"Breaking news hari ini. Diperkirakan akan terjadi badai salju dalam waktu 1 minggu ini, akan reda setelah tanggal 9 oktober mendatang"
"Sepertinya Rin-chan tidak bisa pulang bu"
"Hem iya, yasudah Rin nginap saja disini, ibu mau menelepon ibunya dulu"
©viviyantiofficial.blogspot.com
"Rin kau tinggal disini sampai seminggu, karena badai salju"
"Benarkah? Lalu ibu? Huaa hiks hiks (sambil nangis)"
"Sudahlah Rin jangan nangis -- ada aku disini yang menjagamu"
"Benarkah?" (matanya membulat sempurna)
"Iya"
"Aku sayang Akashi san(sambil memeluk erat akashi)"
"Hey Rin ini terlalu erat heyy"
"Ah maaf(melepaskan pelukan) aku terlalu bersemangat Akashi san"
"Iya iya tak apa, kau ini (sambil mengacak rambut Rin)"
"Kenapa akashi san?"
"(Sambil menggelengkan kepala) tidak apa"
Waktu itu sudah malam dan saatnya untuk tidur
"Akashi kau tidur dengan Rin ya?"
"Kenapa tidak dengan ibu?"
"Kau kan teman sama dia, tidak apa. Bukannya Rin chan sayang sama kamu?"
"Loh kok ibu tau?"
"Dia berbicara tentang namamu terus"
"Hem iyadeh bu"
.
.
©viviyantiofficial.blogspot.com
.
.
"Rin kau tidur disini samaku"
"Hem baiklah"
Dan akhirnya mereka tertidur dengan lelapnya tapi akashi belum tidur sama sekali.
"Rin kelihatan lucu saat sedang tidur" kata akashi dalam hati
"Akashi jangan tinggalin Rin, Rin sayang Akashi" (ngigau sambil meluk Akashi tanpa sadar)
"Rin rin" (sambil tersenyum dan memeluk rin)
Keesekon harinya
"Akashi akashi?"
"Kenapa Rin?"
"Main rumah rumahan yuk, kau jadi suamiku ceritanya"
"Hem iya iya"
***
"Ini minuman untukmu tedy bear, kau mau teh lagi?"
"Ayah pulang"
"Ah selamat datang ayah, kau pasti kerja keras hari ini" (sambil tersenyum)
"Haha iya"
Bermenit menitpun kami memainkan main rumah rumahan itu
"Akashi san?"
"Iya Rin chan?"
"Kalau kita sudah besar, aku ingin kau jadi suamiku nanti. Berjanjilah?" (sambil tersenyum)
"Iya Rin chan (tersenyum)"
Waktu itu Rin sangatlah imut dan polos, aku sangat menyayanginya. waktu saat aku berusia 12 tahun
"Rin chan aku pergi dulu"
"Kemana? Akashi jangan tinggalin rin. Rin gak mau teman Rin pergi"
"Maaf Rin aku harus mengembara dan bertarung di magic world untuk mendapatkan uang, keluargaku sedang dalam krisis ekonomi"
(Rin pun menangis sejadi jadinya)
"Jangan lupa untuk ingat aku dan jangan lupa kembali lagi kesini"
"Iya Rin (sambil tersenyum dan pergi)"
Rin mengejar akashi dan memeluknya dari belakang dengan erat
"Akashi hiks hiks"
(Akashi pun mengeluarkan air matanya juga)
"Jagalah dirimu baik baik rin, makanlah yang banyak dan jaga kesehatan. Aku menyayangimu Rin"
"Akashi... Hati hati hiks hiks"
Flashback off
"Akashi sadarlah akashi!!"
"Bunuh dia akashi" teriak ryouta
(Wajah akashi menjadi pucat)
To be continue
©viviyantiofficial.blogspot.com
Dilarang keras untuk menjiplak hasil karya viviyantiofficial.blogspot.com. Be a creative and dont be copy my story. Jangan lupa memberikan komentar kalian^^
Bye bye~ 😊
Oh iya bagi kalian yang memfavoritkan aku sebagai author di xivivitaoris sekarang aku disini membuat cerita. Aku tadinya ingin melanjutkan ceritaku di fanfic tapi apa daya pemerintah memblokir web fanfic 😥 untuk cerita love story human wolf mungkin akan dibuat nanti dan akan banyak revisi. Tak lupa juga aku hanturkan terimakasih banyak yang sudah mengunjungin blogku 😄
Arigatao
Please don't see just a boy caught up in dreams and fantasies
Please see me reaching out for someone I can't see
Take my hand let's see where we wake up tomorrow
Best laid plans some
times are just a one night stand
I'd be damned Cupid's demanding back his arrow
So let's get drunk on our tears and
God, tell us the reason youth is wasted on the young
It's hunting season and the lambs are on the run
Searching for meaning
But are we all lost stars, trying to light up the dark?
Who are we? Just a speck of dust within the galaxy?
Woe is me, if we're not careful turns into reality
Don't you dare let our best memories bring you sorrow
Yesterday I saw a lion kiss a deer
Turn the page maybe we'll find a brand new ending
Where we're dancing in our tears and
God, tell us the reason youth is wasted on the young
It's hunting season and the lambs are on the run
Searching for meaning
But are we all lost stars, trying to light up the dark?
I thought I saw you out there crying
I thought I heard you call my name
I thought I heard you out there crying
Just the same
God, give us the reason youth is wasted on the young
It's hunting season and this lamb is on the runp
Searching for meaning
But are we all lost stars, trying to light up the dark?
I thought I saw you out there crying
I thought I heard you call my name
I thought I heard you out there crying
But are we all lost stars, trying to light up the dark?
But are we all lost stars, trying to light up the dark?